Diskusi Kementerian PPN/Bappenas, LPEM FEB UI, PS.HI FISIP UNMUL

lm3

Kamis, 06 Mei 2021, Direktorat Politik Luar Negeri dan Kerja Sama Pembangunan Internasional, Kementerian PPN/Bappenas , Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM), FEB UI bersama Prodi Hubungan Internasional, FISIP- UNMUL, menyelenggarakan Diskusi Metode Local Multiplier 3 (LM3) untuk Pengukuran  Dampak  Ekonomi  atas  Kerja  Sama  Pembangunan  Internasional (KPI) sebagai bagian dari upaya Kementerian PPN/Bappenas yang sedang menyusun Kajian Tingkat Partisipasi Aktor Nonpemerintah dalam Kerja Sama Pembangunan   Internasional   (KPI)   yang   mendukung   pencapaian   indikator RPJMN  2020-2024  bidang  KPI.  Salah  satu  tujuan  kajian  adalah  mengukur dampak ekonomi atas kegiatan KPI yang dilakukan oleh perusahaan BUMN/swasta bidang industri manufaktur tahun 2020 menggunakan Metode Local Multiplier 3 (LM3). Dalam penyusunan kajian perlu diperdalam mengenai cara mengadopsi metode LM3 yang tepat untuk pengukuran dampak ekonomi atas KPI. Acara dilaksanakan dengan hybrid meeting pada pukul : 09.00 – 11.30 wib.

Acara diskusi dibuka secara langsung oleh Direktur Politik Luar Negeri dan Kerja sama Pembangunan Internasional, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia, Dr. Ir. Wisnu Utomo, M.Sc.

Kemudian diskusi tentang metode LM3 untuk pengukuran dampak ekonomi dan KPI

oleh Khoirunurrofik, P.hd dari LPEM FEB UI, menghasilkan metode pengukuran agenda : multiplier, model ekonomi, local multipler (LM3) dan Pemanfaatan LM3

Diskusi ini menghasilkan metode penelitian secara statistik untuk mempertajam kerja sama pembangunan internasional dengan metode LM3 sehingga analisa dampak menghasilkan input-SAM-CGE (computable general equilibrium model). Walaupun untuk metode ini dalam pelaksanaannya memiliki masalah pada ketersediaan data primer, proses pengumpulan data (karena berhadapan dengan rahasia perusahaan) dan kurang komprehensif.

lm4
Rahmah daniah, HI-FISIP-UNMUL mengusulkan memperkuat informasi trend dari luar negeri (negara yang dituju) sebagai informasi dan sebagai input, memperkuat identifikasi BUMN sebagai pengusaha, kualitas SDM dan kapabilitas teknologi, terutama pada saat memperkuat kuisioner pertanyaan penelitian untuk menghasilkan output kuisioner yang baik. Selain itu mempertajam identifikasi kuisioner agar hasil (output) masukan ke KPI menjadi baik sebagai bagian dari ‘testing the water’.

Mitra Kami

logo unmul2 logo ind2q logo venas3 logo aihii3